Kamis, 13 Oktober 2011

tips Mengatasi virus shortcut (*.ink)

Banyaknya user yang mengeluh karena komputernya kena virus shortcut membuat saya harus membuat tutorial removernya
semoga berguna & click thanks...

OK, now let's begin!

Cara Manual
- Matikan system restore
- Matikan proses virus dengan Hijackthis ato currprocess (di-CD Hiren ato googling aja). Kill proses "wscript.exe"

- Buka windows explorer ---> Folder Option
Centang "Show hidden files", trus hilangin juga centang "hide extention for known files" & " hide protected operating system files" yang ada dibawahnya.

- Masuk ke "my document" trus cari "database.mdb". Ini data base yang dibuat virusnya. hapus aja.
- trus search dengan Keyword "thumb.db; Autorun.inf" (tanpa tanda petik). Pilih advance, centang juga Search system folder, Search Hidden Files & folders.
hapus semua yang ditemukan (kecuali autorun yang emang ada hubungannya dengan software)
- Seacrh sekali lagi dengan keyword " *.lnk " (tanpa tanda petik), dan hapus semu sortcut yang berwarna kuning (biasanya bernama microsof, harry potter, new folder)
- Pada dasarnya, virus sudah mati sekarang. Kita tinggal membersihkan registry.
- Masuk ke Run---> Regedit. Cari dan hapus "database.mdb"

Untuk jaga2 supaya tidak terkena lagi, masuk Run ---> msconfig--> sevices. Hilangkan centang pada opsi "shell hardware detection.

Otobiografi

Otobiografi Nuriman Sufgiarto

Kamis, 06 Oktober 2011

Biarkan Masa Depan Datang Sendiri

(QS. An-Nahl: 1)
Jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi! Apakah Anda mau mengeluarkan kandungan sebelum waktunya dilahirkan, atau memetik buah-buahan sebelum masak? Hari esok adalah sesuatu yang belum nyata dan dapat diraba, belum berwujud, dan tidak memiliki rasa dan warna. Jika demikian, mengapa kita harus menyibukkan diri dengan hari esok, mencemaskan kesialan-kesialan yang mungkin akan terjadi padanya, memikirkan kejadian-kejadian yang akan menimpanya, dan meramalkan bencana-bencana yang bakal ada di dalamnya? Bukankah kita juga tidak tahu apakah kita akan bertemu dengannya atau tidak, dan apakah hari esok kita itu akan berwujud kesenangan atau kesedihan? Yang jelas, hari esok masih ada dalam alam gaib dan belum turun ke bumi. Maka, tidak sepantasnya kita menyeberangi sebuah jembatan sebelum sampai di atasnya. Sebab, siapa yang tahu bahwa kita akan sampai atau tidak pada jembatan itu. Bisa jadi kita akan terhenti jalan kita sebelum sampai ke jembatan itu, atau mungkin pula jembatan itu hanyut terbawa arus terlebih dahulu sebelum kita sampai di atasnya. Dan bisa jadi pula, kita akan sampai pada jembatan itu dan kemudian menyeberanginya. Dalam syariat, memberi kesempatan kepada pikiran untuk memikirkan masa depan dan membuka-buka alam gaib, dan kemudian terhanyut dalam kecemasan-kecemasan yang baru di duga darinya, adalah sesuatu yang tidak dibenarkan. Pasalnya, hal itu termasuk thulul amal (angan-angan yang terlalu jauh). Secara nalar, tindakan itu pun tak masuk akal, karena sama halnya dengan berusaha perang melawan bayang-bayang. Namun ironis, kebanyakan manusia di dunia ini justru banyak yang termakan oleh ramalan-ramalan tentang kelaparan, kemiskinan, wabah penyakit dan krmjekonomi yang
kabarnya akan menimpa mereka. Padahal, semua itu hanyalah bagian dari kurikulum yang diajarkan di "sekolah-sekolah setan".
{Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh
kamu berbuat kejahatan (kikir), sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan
daripada-Nya dan karunia.}
(QS. Al-Baqarah: 268)

Mereka yang menangis sedih menatap masa depan adalah yang menyangka diri mereka akan hidup kelaparan, menderita sakit selama setahun, dan memperkirakan umur dunia ini tinggal seratus tahun lagi. Padahal, orang yang sadar bahwa usia hidupnya berada di 'genggaman yang lain' tentu tidak akan menggadaikannya untuk sesuatu yang tidak ada. Dan orang yang tidak tahu kapan akan mati, tentu salah besar bila justru menyibukkan diri dengan sesuatu yang belum ada dan tak berwujud. Biarkan hari esok itu datang dengan sendirinya. Jangan pernah menanyakan kabar beritanya, dan jangan pula pernah menanti serangan petakanya. Sebab, hari ini Anda sudah sangat sibuk. Jika Anda heran, maka lebih mengherankan lagi orang-orang yang berani menebus kesedihan suatu masa yang belum tentu matahari terbit di dalamnya dengan bersedih pada hari ini. Oleh karena itu, hindarilah anganangan yang berlebihan.

( Intisari La Tahzan )

Prediksi jenis kelamin kelahiran bayi

Prediksi Jenis Kelamin Kelahiran Bayi

ORGANISASI

organisasi

Rabu, 28 September 2011

Hal yang paling dasar yang harus diketahui dari bilangan berbasis

Pada dasarnya dalam belajar bilangan berbasis kita harus mengetahui pola penambahan misalnya dalam mengurutkan angka dari 1 sampai 10 kenapa habis 1 menjadi 2, habis 2 menjadi 3 dan seterusnya, itu karena pola dari bilangan desimal. Tidak kalah pentingnya, kita juga telah menyadari bahwa digit paling kanan itu bernilai satuan, diikuti dengan digit di kirinya yang bernilai puluhan dan sebagainya.

Orang yang sudah memahami desimal, belum tentu menyadari bahwa ada sistem bilangan berbasis selain sepuluh. Orang yang mengerti bilangan berbasis, berarti mengetahui pola penambahan untuk sistem bilangan berbasis berapapun.

Orang yang mengerti bilangan berbasis, mengerti bahwa pola penambahan bilangan berbasis lima adalah:
0, 1, 2, 3, 4, 10, 11, 12, 13, 14, 20, 21, 22, 23, 24, 30, 31, 32, 33, 34, 40, 41, 42, 43, 44, dan seterusnya...

Orang yang mengerti bilangan berbasis, mengerti bahwa pola penambahan bilangan berbasis 12 adalah:
0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 1A, 1B, 20, 21, ..., 98, 99, 9A, 9B, A0, A1, A2, ..., A9, AA, AB, B0, B1, B2, ..., B9, BA, BB, 100, 101, dan seterusnya...

Orang yang mengerti bilangan berbasis, mengerti pola penambahan untuk bilangan berbasis 8, 17, 20, 100, 1 milyar, 1 zillion, dan sebagainya...

Orang yang tidak mengerti pola-pola di atas pastinya akan sulit untuk melanjutkan pemahaman dari sistem bilangan berbasis yang lebih kompleks.

Senin, 11 April 2011

Dampak adanya TMII terhadap Industri Pariwisata Seni & Budaya di Daerah

Cover Ilmu Sosial

Pernyataan makalah 3

Makalah Dampak Adanya TMII Terhadap Industri Pariwisata Seni & Budaya